Bayern Munchen Menampilkan Sisi Manusianya Ketika Kalah Dari Manchester City

Alvaro Negredo

Bayern Munchen Menampilkan Sisi Manusianya Ketika Kalah Dari Manchester City – Thomas Muller mengatakan bahwa Bayern telah menampilkan sebuah sisi manusia mereka yang tak luput dari kesalahan pada saat kalah melawan Manchester City. Pemain internasional Jerman itu juga mengakui bahwa skuad asuhan Josep Guardiola yang merupakan rekan-rekannya tersebut telah dihukum karena kecerobohan dan banyaknya kesalahan yang mereka lakukan di kandang sendiri, Allianz Arena, pada laga tengah pekan melawan Citizens di ajang Liga Champions Eropa.

Thomas Muller merasa bahwa kekalahan 2-3 juara bertahan Piala Champions tersebut di kandang sendiri melawan Manchester City menunjukkan bahwa para pemain Bayern Munchen adalah manusia biasa yang bisa salah bukan mesin yang sudah diprogram dengan baik.

Padahal Juara Bertahan tersebut sepertinya pada awalnya akan mengakhiri kampanye mereka di babak penyisihan grup dengan kemenangan. Adalah Thomas Muller dan Mario Gotze yang membuat pasukan Pep Guardiola sudah memimpin dengan keunggulan dua gol. Tapi, wakil Liga Premier Inggris itu tidak menyerah untuk menang. Mereka membalikkan keadaan dengan gol berturut-turut dari David Silva, Aleksandr Kolarov dan James Milner. Sebuah hal yang kemudian mengejutkan seisi Allianz Arena yang dipadati oleh pendukung tuan rumah tentu saja. Kubu tuan rumah benar-benar terkejut bahwa keunggulan mereka dengan sekejap bisa hilang begitu saja. Mungkin mereka lupa bahwa tim yang mereka lawan adalah Manchester City tim yang mampu menjuarai Liga Inggris dalam waktu 94 detik.

“Aku pikir kami telah menampilkan sisi manusia kami ketika melawan City. Manusia yang tidak luput dari kesalahan dan ketidak sempurnaan. Kami terlalu ceroboh pada saat itu. Itu bukan tentang bahwa kami menyia-nyiakan peluang demi peluang yang ada, tetapi kami tidak melihat cukup baik ketika kami kebobolan. Bukan rahasia lagi bahwa Manchester City adalah salah satu klub yang ganas di depan gawang lawan. Tapi, kami telah memulai pertandingan dengan sangat luar biasa dan membuat mereka tertekan karena ketinggalan dua gol.” Kata Muller seperti yang dikutip di situs resmi UEFA.

Muller kemudian menambahkan, “Mungkin itulah yang membuat pedal gas Manchester City naik. Kami lupa bahwa mereka mampu menjadi juara Liga Inggris hanya dalam waktu 94 detik. Mereka sudah mempunyai mentalitas tidak gampang menyerah dan terus ingin menang. Dan kami lupa akan mentalitas itu. Kami lengah. Maka, kami berterima kasih kepada Manchester City karena telah mengingatkan kami akan hal tersebut. Kami perlu untuk mengembalikan mentalitas menang dalam kepala kami lagi dan terus kami tanam di situ.”

Muller melanjutkan. Bayern Munchen sendiri walaupun kalah, tetap berada di puncak Grup D Liga Champions Eropa walau bernilai sama dengan Manchester City karena berhasil unggul head-to-head karena berhasil mengalahkan City 3-1 pada waktu di kandang mereka, Etihad pada matchday dua.