Jermaine Defoe Malah Pindah Ke MLS

Jermaine Defoe Malah Pindah Ke MLSJermaine Defoe Malah Pindah Ke MLS – Bukannya menetap di kompetisi Eropa malah ingin menjejakkan kaki di ranah Amerika Serikat. Penyerang Tottenham Hotspur Jermain Defoe sepertinya sudah kehilangan asa untuk bersaing ketat dengan lini depan Spurs lainnya, sehingga tidak lama lagi proses kesepakatan dengan klub MLS, Toronto FC, bisa segera terlaksana.

Sudah sejak lama sebenarnya sosok Defoe diidam-idamkan oleh tim ambisius dari MLS tersebut, di mana klub itu diasuh oleh mantan rekan satu timnya di Tottenham Hotspur, Ryan Nelsen, yang kini memiliki opsi untuk merekrutnya.

Hal itu tentu saja kini dapat dipahami, setelah penyerang berusia 31 tahun bertekad untuk menuju ke Kanada jelang akhir pekan ini, di mana ia ingin menyelesaikan proses perpindahannya dan meneken kontrak.

Setelah melengkapi proses pembicaraan tersebut, diharapkan ia bisa kembali dipinjamkan ke Tottenham hingga 1 Maret mendatang, di mana saat itu ia akan diperkenalkan sebagai salah satu pemain Toronto FC, dua pekan sebelum kompetisi Major League Soccer dikumandangkan melawan Seattle Sounders – yang tidak lain akan menghadapi mantan rekannya di Spurs, Clint Dempsey, yang sedang menjalani masa pinjaman singkat di Fulham.

Penyerang berkebangsaan Inggris itu memang tidak disebutkan melalui situs resmi Toronto, namun berdasarkan acuan dari halaman muka di situs tersebut menunjukkan akan terjadi perekrutan penting.

Selain Defoe yang dikaitkan dengan Toronto, pemain internasional Amerika Serikat, Michael Bradley juga sudah berlabuh di klub tersebut, setelah didatangkan dari AS Roma dan posisinya digusur oleh Radja Nainggolan yang dipinjam dari Caglliari dengan opsi permanen.

Defoe telah menghabiskan karirnya selama sembilan tahun dengan tim berbasis di Stadion White Hart Lane, di mana ia telah menorehkan 142 gol dan menempatkan dirinya dalam peringkat lima besar sebagai pencetak gol tersubur.

Pada musim ini bahkan ia telah menorehkan sembilan gol, keseluruhan di luar dua gol dihasilkan di kompetisi Liga Europa, di mana Roberto Soldado dan, striker yang sedang mendapatkan kepercayaan dirinya lagi, Emmanuel Adebayor, lebih dipilih oleh pelatih Tim Sherwood di lini serang.

Menurut berita yang berkembang di Kanada mengungkapkan kalau Torono bakal mengeluarkan dana sebesar enam juta pound untuk Defoe, yang kontraknya tinggal tersisa 18 bulan lagi.

Dan konon demi mendatangkan kedua pemain tersebut memakan anggaran klub mencapai 100 juta dolar dan keduanya tentu saja sebagai rekor transfer terbesar dalam sepanjang sejarah Major League Soccer sejauh ini.

Sementara itu rekan satu tim Defoe yang baru didatangkan pada musim panas lalu, Erik Lamela, masih belum memperoleh tempat di tim utama Tottenham dan berdasarkan penuturan sang ayah mengungkapkan kalau ia akan kembali ke Italia, meski hal itu ditepis oleh kubu Tottenham.

Penyerang berusia 21 tahun itu merupakan rekor transfer bagi Tottenham, di mana nilai itu mendekati angka 30 juta euro saat didatangkan dari AS Roma.

Kendati demikian, pemain berkebangsaan Argentina itu dianggap gagal untuk membuktikan kapasitasnya dan menurut berita yang berkembang mengaitkan dirinya bakal kembali ke pentas Serie A – di mana sang ayah menganggap hal itu yang diinginkan oleh anaknya.

“Erik tidak senang dan ia ingin sekali kembali ke Italia,” ungkap sang ayah.

“Jika ia bisa kembali ke Roma? Saya tidak tahu. Karena menurut sepengetahuan saya, Tottenham tidak ingin melepaskannya di awal tahun.”

Menurut berita yang beredar mengklaim kalau juara Serie A Juventus ingin mengambil Lamela dan sebagai gantinya mereka menawarkan Mirko Vucinic di dalam kesepakatan itu.