Kecewa Parma Akhirnya Dijual

Kecewa Parma Akhirnya DijualKecewa Parma Akhirnya Dijual – Usai UEFA akhirnya melarang dan juga memutuskan bahwa Parma tidak boleh berlaga di kompetisi Europa League, Tommaso Ghirardi yang menjabat sebagai Presiden Parma akhirnya mengumumkan keinginan dirinya untuk menjual Gialloblu satat ini. Ghirardi mengaku cukup kecewa bahwa UEFA tidak memberikan tenggat dan juga kesempatan kepada dirinya untuk membayarkan pajak kepada UEFA sebagai salah satu syarat untuk mengikuti kompetisi Eropa tersebut.

Parma musim ini memang berada di tempat ke 6 dalam klasemen akhir kompetisi Liga Italia Serie A. Namun Parma yang mendapatkan jatah tiket terakhir untuk berkompetisi di Europa League tersebut akhirnya harus batal. Pasalnya Parma di bawah kepemimpinan Thomas Ghirardi telat membayar pajak sebagai salah satu syarat untuk ikut berkompetisi di Eropa. Oleh sebab itu pihak Federasi Sepakbola Italia atau FIGC sendiri membatalkan anak asuh Roberto Donadoni tersebut guna mewakili Italia di kompetisi Liga Eropa musim depan.

UEFA yang merupakan otoritas atau badan sepakbola tertinggi di Eropa tersebut sendiri juga menganggap Parma juga tidak mendapatkan lisensi dimana merupakan bukti bahwa Parma layak bermain di Eropa. Akhirnya FIGC sendiri memutuskan jatah tiket terakhir tersebut direbut oleh Torino yang berada di posisi ke 7 di bawah Parma.

Ghirardi dikabarkan akan melakukan konferensi Pers agar semua permasalahan menjadi lebih jelas dan juga semua permasalahan terselesaikan dengan baik. Mengenai lisensi yang dimaksudkan oleh UEFA disebabkan stadion dan juga utang yang memasuki masa jatuh tempo dengan klub lain yang membuat UEFA memutuskan bahwa Parma tidak boleh mengikuti kompetisi Liga Eropa.

Parma sendiri menyatakan bahwa mereka telah menyerahkan semua dokumen yang dibutuhkan kepada UEFA. Dan pada 30 April lalu UEFA sendiri sudah menghubungi Parma dan menduga adanya penyimpangan kecil di dalam tubuh Parma sendiri. Dan Ghirardi sendiri langsung berbicara langsung kepada perwakilan UEFA dan menyatakan bahwa paajk belum terbayarkan. Namu Ghirardi melakukan pembelaan bahwa tidak ada yang memberitahu kabar berita kepada dirinya hingga 30 April.

Dan ia sendiri menyatakan bahwa sudah menyelesaikan semua persyaratan yang berlaku. Atas kejadian ini, Ghirardi sendiri menyatakan bahwa ia mundur dari Parma dan tidak lagi sebagai presiden Parma. Dan mulai tanggal 1 Juli nanti ia tidak akan menjadi Presiden Parma dan akan menjual klub tersebut di bursa transfer nanti.