Kisah Para Kesatria Tahiti

Tahiti - prediksiskorpialadunia.net

Prediksi Skor Piala Dunia – Juara Oceanic Football Confederation Nations Cup 2012 menjadi modal Tahiti datang ke Piala Konfederasi. Di balik itu semua ternyata banyak kisah yang unik mengenai latar belakang para punggawa Tahiti. Ternyata, sepak bola bukanlah pekerjaan tetap bagi para pemain sepak bola Tahiti. Sebagian dari mereka ada yang bekerja sebagai kurir, guru, pemanjat pohon bahkan ada yang masih menjadi mahasiswa. Ada juga yang tak punya pekerjaan sama sekali.

Marama Vahirua menjadi satu-satunya pemain profesional di skuad Tahiti. Pemain tersebut saat ini berusia 33 tahun dan bermain untuk Panthrakikos. Panthrakikos adalah salah satu klub di liga Yunani. Kesan pertamanya saat bergabung dengan rekan-rekan setimnya adalah dia merasakan antusiasme walaupun status mereka masih sebagai pemain yang amatir.

Marama Vahirua menjadi satu-satunya pemain profesional namun dia merasa mentalitas semua pemain sama. Marama mengungkapkan bahwa rekan setimnya masih muda namun mereka mempunyai banyak pertanyaan dan tertarik untuk terus meningkatkan permainan. Marama mengatakan bahwa mereka menyadari ada kesenjangan besar sepak bola elite dengan mereka. Prediksi Skor Piala Dunia

Gol pertama bagi Tahiti di Piala Konfederasi ke gawang Nigeria dicetak oleh Jonathan Tehau. Jonathan Tehau adalah seorang kurir. Dia bahkan belum terpikirkan untuk menjadikan sepak bola sebagai pekerjaan utama. Sebagai seorang kurir, dia menyelesaikan pekerjaan lebih awal dan selalu berlatih di malam hari. Dia selalu mencoba untuk memastikan bahwa ada cukup ruang untuk sepak bola dalam hidupnya. Baginya olah raga masih berupa hiburan dan tidak akan pernah menempatkan sepak bola di atas pekerjaannya saat ini.

Mikael Roche yang menjadi seorang kiper cadangan di skuad Tahiti. Statusnya adalah seorang guru dan dia selalu berusaha untuk tetap memasukkan sepak bola sebagai bagian dari dirinya. Meski sedikit memiliki waktu namun selalu berusaha berlatih di malam hari sesudah bekerja. Mikael Roche kini berumur 30 tahun. Roche menuturkan jika ada kontrak bermain profesional datang, dia akan menandatanganinya.

Ada sembilan pemain di timnas Tahiti yang memang tidak mempunyai pekerjaan atau menganggur. Nicolas Vallar adalah salah satunya. Kapten tim ini hanya mengejar bola untuk hiburan. Dalam keadaan menganggur dia berharap pada ajang ini agar bisa mendapat pekerjaan yang layak. Dia mengungkapkan bahwa krisis ekonomi membuat segalanya jadi sulit.

Dalam pertandingan di Piala Konfederasi, takdir mempertemukan mereka dengan Spanyol yang menjadi juara Piala Dunia dan Piala Eropa. Pertandingan tersebut digelar di Maracana. Atmosfer pertandingan menjadi sangat berbeda jika dibandingkan laga sehari-hari mereka yang hanya dipenuhi sekitar 200 penonton saja. Dalam pertandingan tersebut Tahiti akhirnya harus mengakui kehebatan Spanyol. Sebanyak 10 gol berhasil dimasukkan ke gawang Tahiti. Pesta gol bagi Spanyol inipun berhasil memecahkan rekor gol terbanyak. Prediksi Skor Piala Dunia