Roy Hodgson SIap Berjudi Di Grup D

Roy Hodgson SIap Berjudi Di Grup D

Roy Hodgson SIap Berjudi Di Grup D – Pelatih Roy Hodgson mengaku pasrah terhadap hasil undian Piala Dunia 2014. Bahkan ia siap berjudi untuk membawa Inggris melaju dari Grup D, yang dihuni oleh tim kuat dan juga mantan juara dunia 2006, Italia.

 Sebelum hasil pengundian tersebut dimulai, ribuan pendukung Inggris semua berharap kalau The Three Lions tidak berada dalam grup maut, namun apa daya berdasarkan hasil undian yang dilaksanakan di Salvador, berkata lain.

Bersama Inggris, lainnya dihuni oleh tim yang menempati pot unggulan pertama, Uruguay dan Kosta Rika. Dengan demikian sudah pasti diantara mereka akan saling menghujamkan gol ke gawang wakil CONCACAF tersebut.

Perubahan format yang dilakukan FIFA berdasarkan ranking, sempat mengundang adu debat dan pendapat, namun apa daya kini roda sudah diputar dan masing-masing negara harus berjuang untuk menjadi yang terbaik pada musim panas mendatang.

Bahkan sesaat sebelum pengundian itu dilakukan, Roy Hodgson seakan-akan berjudi untuk Inggris, dan ia tidak pandang bulu mengenai lawan yang akan dihadapi olehnya di babak grup.

“Saya akan memasang Inggris sebagai salah satu unggulan untuk lolos,” ungkap Hodgson, ketika ditanyakan bila ia diberikan uang taruhan sebesar 10 pound jika ia mampu.

“Semua memiliki peluang yang sama, baik memetik kemenangan atau kekalahan di Brasil nanti, oleh karena itu mengapa anda tidak memilih tim anda sendiri untuk memenangkannya.

“Kami semua menyadari bahwa hasil yang diinginkan oleh semua orang kembali kepada tahun 1966, di mana kami menjuarai turnamen tersebut. Kami semua tahu bahwa hal ini tidak akan mudah untuk dilakukan dalam dunia sepakbola modern saat ini, namun layak untuk dicoba.”

 Meski sejumlah pihak mulai angkat alis dan mempertanyakan komentar yang dilayangkan oleh Hodgson, seperti terkesan omong kosong bila melihat kans dan peluang Inggris melaju ke babak berikutnya di Brasil.

Bahkan pada babak kualifikasi d fase grup lalu, ketegangan meliputi wajah pelatih yang telah malang melintang di Eropa dengan menangani berbagai tim meski laga melawan Polandia dilalui dengan tidak mudah.

“Kami akan mencoba dan menyapu habis semua pertandingan dengan kemenangan, walau kami berada di grup yang sulit atau mudah,” terang Hodgson.

“Kami tidak akan memandang semua grup nantinya mudah. Dan dengan demikian kami juga angkat topi terhadap semua calon lawan yang akan kami hadapi nanti,” lanjut Hodgson.

“Meski demikian kami tidak takut tim mana pun juga, walau tidak bermaksud untuk menyinggung dan tidak menghormati, tetapi kami berhak untuk membela rasa kebanggaan terhadap negara sendiri.”

Hodgson mengaku telah mengalami situasi pelik seperti saat ini, di mana waktu itu ia masih menukangi tim nasional Swiss pada Piala Dunia 1994, di Amerika Serikat.

Namun demikian ia sama sekali tidak meragukan bahwa segala sesuatunya kini sangat penting bagi dirinya.

“Ketika kami berada sedang mempersiapkan pertandingan dan mendengar lagu kebangsaan kami sebelum bermain, hal ini menambah motivasi dan rasa kebanggaan bisa mendampingi negeri dan menjadi kebanggaan dalam hidup saya,” tutup Hodgson.